Anak Konstruksi Harus Tau! 4 Alat Wajib Saat Proses Hardener Beton

Tahukah anda jika beton ternyata tidak sekuat yang anda kira. Permukaan beton yang tidak dilapisi material tertentu akan membuat pori-pori, yang sewaktu-waktu bisa menyerap air terutama saat musim hujan. Akibatnya sedikit demi sedikit struktur beton menjadi terkikis dan rapuh. Untuk itu saat ini banyak sekali daya dan upaya yang digunakan untuk memperkuat beton salah satunya adalah dengan teknik hardener.

Alat Hardener Beton

​​​​​​Alat-alat untuk Proses Hardener

​​​​​​Bagi anak konstruksi pasti tidak asing lagi dengan istilah ini. Namun bagi orang awam pasti bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan floor hardener itu? Jawabannya adalah proses pelapisan permukaan beton menggunakan material khusus yang berfungsi untuk memperkuat beton, menutup pori-pori dan memperbaiki retakan yang timbul. Proses pengerjaannya pasti tidak jauh dari bantuan alat konstruksi sebagai berikut :

1. Roskam gosokan kayu atau besi

Roskam

Roskam memiliki fungsi hampir sama dengan mesin trowel. Bahkan bisa dibilang roskam merupakan trowel manual sebab cara penggunaannya menggunakan tenaga manusia dan ukurannya relatif lebih kecil dari pada mesin trowel. Pada proses pengerjaan, hardener Benton roskam kayu maupun besi biasanya digunakan pada saat finishing.

Ukurannya yang kecil mampu menjangkau tempat-tempat atau sudut yang tidak bisa dilewati mesin trowel, roskam juga membantu mencegah terjadinya popping pada permukaan beton yang sudah dilapisi. Terkadang ketika menggunakan mesin trowel ada beberapa bagian yang tidak rata, disinilah peran roskam menjadi sangat penting, roskam akan merapikan bagian yang kurang sempurna.

2. Jidar aluminium

Jidar aluminium 

Floor hardener bisa dibilang hampir sama dengan acian atau plester. Hanya saja material atau bahan yang digunakan berbeda. Jidar sendiri berfungsi sebagai kerangka atau pembatas agar hasil hardener tidak meleber, rapi, dan pas sesuai dengan permintaan. Selain itu jidar juga mempermudah dalam proses pengerjaan.

3. Meteran

Meteran 

Alat ukur paling umum yang sering digunakan dalam dunia konstruksi ini sangat berperan ketika proses hardener akan dimulai. Meteran digunakan untuk mengukur panjang, lebar, dan luas permukaan yang akan dilapisi, selain itu meteran juga bisa mengukur ketinggian dari lapisan yang diinginkan, atau bisa juga digunakan untuk mencari ukuran yang tepat agar mendapatkan hasil akhir yang sesuai.

4. Mesin trowel

Mesin trowel

Mesin trowel merupakan terobosan teknologi canggih yang mengusung ide dari roskam manual. Dengan mesin ini proses plester menjadi lebih cepat dan rapi. Apalagi jika permukaan yang akan di plester memiliki diameter yang luas mesin ini akan sangat berguna sekali, begitu pula pada saat proses pengerasan lantai pada beton.

Sebelum dilakukan floor hardener biasanya permukaan beton akan dihaluskan terlebih dahulu. Selain bisa untuk meratakan plester mesin trowel juga berfungsi untuk meratakan permukaan beton, tentu proses akan terasa jauh lebih mudah jika permukaan beton halus dan rata sebab pori-porinya jauh lebih mudah menyerap dan mengunci cairan.

Penggunaan mesin trowel ini selain membuat pekerjaan menjadi lebih cepat selesai juga bisa menghemat tenaga kerja yang dibutuhkan. Apalagi dengan mesin ini kualitas beton bisa meningkat menjadi lebih kuat dan awet. Mesin trowel untuk floor hardener sangat cocok digunakan pada area gudang, jalan raya, parkiran mobil, dan area luas lainnya.

Pentingnya menggunakan mesin trowel adalah untuk menghasilkan permukaan beton menjadi lebih rapi, dan memadatkan cairan hardener sehingga didalam beton tidak ada lagi udara yang terjebak atau popping. Sebab popping ini bisa merusak struktur beton mulai dari rembes, hingga roboh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *