Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Vinyl

 

Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Vinyl

Lantai kayu merupakan lantai yang diidam-idamkan oleh banyak hunian, termasuk hunian yang ingin mengusung konsep natural. Namun di samping itu, persediaan kayu semakin menipis di alam sehingga penggunaan kayu khususnya untuk lantai harus mulai diminimalisir, jika tidak seperti itu ekosistem alam akan semakin tidak stabil. Lalu apa solusi yang dapat digunakan untuk mengganti lantai kayu agar suasana hunian tetap terasa natural? Ya, jawabannya adalah lantai vinyl.

Vinyl lantai diciptakan sebagai pengganti lantai kayu karena memiliki motif yang menyerupai dengan motif kayu. Dengan memasang vinyl, hunian tidak akan kehilangan kesan natural.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Lantai Vinyl

Vinyl memiliki kelebihan dan kekurangan yang wajib Anda ketahui sebelum Anda memasangkannya pada hunian Anda sehingga Anda siap. Adapun kelebihan vinyl lantai di antaranya:

1. Murah

Harga lantai vinyl terpaut jauh lebih murah dibandingkan dengan harga lantai kayu. Anda dapat menghemat dana hingga dua kali lipat jika Anda membeli vinyl.

2. Awet

Vinyl lantai sangat awet, bahkan usianya dapat mencapai 10 tahun atau lebih.

3. Anti rayap

Vinyl bukanlah kayu sehingga lantai ini tidak akan terkena rayap dalam kondisi apapun.

4. Anti air

Saat Anda menggunakan lantai kayu, lantai kayu Anda mungkin mudah menyerap air sehingga menyebabkannya mudah lembab dan ditumbuhi jamur. Berbeda dengan vinyl yang tidak menyerap air sama sekali dan lantai ini tidak akan lembab atau ditumbuhi jamur sedikitpun.

5. Tahan api

Suhu yang tinggi tidak akan membuat vinyl memuai atau menyusut. Selain itu api dalam skala tertentu tidak akan membakar vinyl.

6. Mudah dirawat

Vinyl memiliki tekstur yang halus, tidak menyerap air dan tidak menyerap noda sehingga sangat mudah dibersihkan. Vinyl juga tidak mudah kotor dan tidak menyimpan debu sehingga dalam membersihkannya Anda hanya perlu sedikit menyapu dan mengepel dengan air yang sedikit.

7. Banyak motif

Awal kehadirannya, lantai vinyl hanya menyediakan motif kayu saja. Namun saat ini motif vinyl hadir dengan motif dan warna yang lebih beragam. Keragaman motif ini dapat menyesuaikan dengan gaya hunian Anda.

Kekurangan Lantai Vinyl

Adapun kekurangan vinyl lantai yang juga harus Anda ketahui di antaranya:

1. Tidak tahan dengan goresan dan benda tajam

Vinyl lantai tidak tahan dengan goresan dan benda tajam. Walaupun awet, jika terkena benda tajam vinyl akan mudah sobek dan Anda harus lekas menggantinya. Jika tidak, kerusakan akan cepat menyebar.

2. Tidak ramah lingkungan

Walaupun vinyl menjadi solusi untuk menggantikan lantai kayu dengan harga lantai vinyl yang lebih murah, bahan vinyl adalah bahan sintetis yang tidak mudah didegradasi dan tidak dapat didaur ulang sehingga ketika lantai ini sudah rusak, lantai ini tidak dapat digunakan lagi untuk apapun. Kondisi ini tentu saja semakin menambah tumpukan sampah di bumi.

3. Zat kimia tidak sehat

Vinyl terbuat dari PVC (polyvinyl chloride) yang akan mengeluarkan zat volatile organic compoud ke udara. Zat/kandungan ini sangat tidak sehat untuk paru-paru bahkan sangat berbahaya jika tercium oleh anak-anak. Oleh karenanya dalam pemasangannya, vinyl harus diberi lapisan khusus pelindung agar kandungan dari bahan utama vinyl tidak lepas ke udara dan terhirup oleh siapapun yang menginjakkan kaki di atasnya.

4. Pemasangan dan perbaikan sulit

Pemasangan vinyl harus benar-benar rapi sehingga harus dilakukan oleh tenaga profesional. Selain itu saat terjadi kerusakan vinyl, proses perbaikannya akan sulit karena harus membongkar semua lantai vinyl (jika vinyl lembaran) dan menggantinya dengan yang baru.

Itulah kelebihan dan kekurangan vinyl yang dapat Anda jadikan pertimbangan jika Anda hendak memasang vinyl lantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *